Resmi, Grab Indonesia Luncurkan Platform Layanan Kesehatan

Peluncuran GrabHealth pada Selasa (10/12/2019) Gambar: Bisnis.com

Grab Indonesia telah resmi meluncurkan GrabHealth, sebuah layanan kesehatan berbasis digital. Layanan ini sendiri berkolaborasi dengan Good Doctor Technology Indonesia yang merupakan anak usaha dari Ping An Good Doctor, platform layanan kesehatan berbasis digital terbesar di Tiongkok.

Ping An Good Doctor sendiri tercatat telah memiliki 300 juta pengguna terdaftar dan terafiliasi dengan 5 juta dokter. Bahkan mereka digadang-gadang akan membantu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Adhiatma Gunawan, Head of Medical Management Good Doctor Technology Indonesia mengatakan bahwa GrabHealth menyediakan layanan kesehatan berupa tanya jawab kesehatan secara daring yang didukung oleh 300 dokter profesional, platform ecommerce untuk berbagai produk kesehatan dan kebugaran serta berbagai konten mengenai kesehatan, kebugaran dan gaya hidup.

Saat ini GrabHealth memang baru tersedia di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek). Namun, kedepannya layanan tersebut akan tersedia di 224 kota yang menjadi wilayah cakupan Grab di Indonesia.

“Good Doctor Technology Indonesia memiliki visi untuk menyediakan Satu Dokter untuk Satu Keluarga atau One Doctor for One Family di Indonesia. Kami bekerja sama dengan Grab yang akan memungkinkan kami menyediakan akses yang lebih luas ke dokter umum maupun dokter spesialis bagi seluruh keluarga di Indonesia,” jelas Adhiatma.

Lebih lanjut, Adhiatma menambahkan bahwa GrabHealth merupakan salah satu upaya untuk memenuhi permintaan akan layanan kesehatan berbasis digital di Indonesia yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Untuk bersaing dengan platform yang juga memberikan layanan serupa, pihaknya memberikan jaminan bahwa dokter yang terafiliasi punya kompetensi di bidangnya masing-masing dan memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP).

“Dokter tersebut merupakan mitra konsultan kesehatan kami yang sangat ahli di bidangnya masing-masing dan secara senantiasa mematuhi sumpah dan kode etik kedokteran. Begitupun dengan konten-konten yang ada di GrabHealth, kami pastikan semuanya sudah dikurasi oleh tim dokter yang terafiliasi dengan kami,” jelasnya.

Adapun untuk platform e-commerce yang menjadi salah satu fitur dalam layanan GrabHealth, Adhiatma mengatakan pihaknya telah bekerjasama dengan lebih dari 300 mitra apotek berlisensi di wilayah Jabodetabek. Pengguna dapat membeli produk melalui platform tersebut yang nantinya akan dikirimkan segera oleh pengemudi Grab ke depan pintu mereka pada hari yang sama menggunakan layanan Grab Express.

Sementara itu Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia mengatakan bahwa Grab nantinya akan bersaing dengan sejumlah platform digital yang menyediakan layanan kesehatan secara daring termasuk diantaranya adalah Halodoc dan Aladokter yang barus saja menerima pendanaan masing-masing sebesar US$65 juta dan US$33 juta.

“Didukung dengan jangkauan yang luas di seluruh wilayah Indonesia dan pemahaman mendalam mengenai pasar dalam negeri, kami berharap GrabHealth dapat menjadi solusi yang layak untuk memperluas aksesibilitas layanan kesehatan berkualitas, sehingga dapat meningkatkan kualitas kehidupan keluarga dan komunitas yang kami layani di seluruh Indonesia.” sebut Rizki.

Lebih lanjut menurutnya, layanan GrabHealth yang mendorong adanya satu dokter untuk melayani satu keluarga merupakan bentuk dukungan terhadap implementasi Program Indonesia Sehat yang berfokus Pendekatan Keluarga dan termasuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.