Mengintip Jenis-jenis Mobil Ambulans Yang Dimiliki Oleh Polda Metro Jaya

Ambulans Subbid Dokpol Biddokkes Polda Metro Jaya. Foto : Kompas.com

Ambulans yang biasa kita kenal merupakan kendaraan yang dilengkapi peralatan medis untuk mengangkut orang sakit atau korban kecelakaan. Kepolisian Republik Indonesia pun memiliki ambulans. Namun penggunaannya tak hanya terbatas untuk membawa orang sakit.

Ada berbagai jenis ambulans dengan fungsinya masing-masing. Demikian pula dengan ambulans yang dimiliki Polda Metro Jaya. Polda Metro Jaya memiliki empat jenis ambulans. Ambulans-ambulans ini dikelola oleh bagian Urusan Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Metro Jaya.

Dikutip dari situs Kompas.com, Kepala Urusan DVI Subbid Dokpol Biddokkes Polda Metro Jaya Kompol Asep Winardi menjelaskan empat jenis ambulans Polda Metro Jaya beserta fungsinya. Berikut penjelasannya.

1. Ambulans Keselamatan Lapangan (Keslap)

Ambulans Berlogo Palang Merah Subbid Dokpol Biddokkes Polda Metro Jaya. Foto : Kompas.com

Asep menjelaskan, ambulans jenis ini biasanya digunakan untuk berbagai operasi polisi, pengamanan kegiatan unjuk rasa, pengamanan pertandingan bola, dan pengamanan berbagai kegiatan nasional. Ambulans jenis ini dilengkapi dengan berbagai alat medis seperti tensimeter, alat bantuan pernafasan, alat perekam jantung, hingga seperangkat alat bedah minor. “Dengan seperangkat alat bedah minor ini memungkinkan kami melakukan bedah kecil dalam kondisi darurat,” ujar Asep.

Ia mengatakan, biasanya ambulans tipe ini dicat warna hijau tua dan memiliki logo palang merah di salah satu sisinya. “Jadi ini untuk menunjukkan bahwa ambulans tersebut digunakan untuk korban yang masih hidup dan di dalam ambulansnya terdapat peralatan medis,” sebutnya.

2. Ambulans Piket

Ambulans Subbid Dokpol Biddokkes Polda Metro Jaya. Foto : Kompas.com

Ambulans piket tak berbeda dengan ambulans yang digunakan untuk keselamatan lapangan. Hanya saja ambulans piket memiliki fungsi yang berbeda. “Jadi kami juga menyediakan ambulans untuk piket Bidokkes selama 24 jam penuh,” ujar Asep.

Ambulans ini digunakan saat Bidokkes Polda Metro Jaya memerlukan armada untuk merujuk pasien ke RS Polri Keramat Jati, Jakarta Timur. “Ambulans ini juga kami siagakan untuk pelayanan kesehatan anggota selama bertugas dan untuk para tahanan Rutan Polda Metro Jaya,” kata dia.

3. Ambulans DVI

Ambulans DVI Polda Metro Jaya. Foto : Kompas.com

Ambulans DVI memiliki bentuk tak jauh berbeda dengan ambulans keselamatan lapangan. Namun di sejumlah sisi ambulans terdapat logo DVI. “Ambulans ini biasanya digunakan untuk mengangkut korban meninggal dalam suatu kejadian besar,” ujar Asep.

Kejadian yang dimaksud antara lain bencana alam, bom, dan aksi terorisme lainnya. “Di ambulans ini biasanya tidak dilengkapi dengan peralatan medis karena yang kami angkut biasanya adalah jenazah. Tapi ambulans ini dilengkapi dengan tandu dan kantong jenazah,” kata dia.

4. Ambulans VVIP

Ambulans VIP Polda Metro Jaya. Foto : Kompas.com

Ambulans VVIP memiliki bentuk yang berbeda dengan ambulans lainnya. Ukurannya lebih kecil dan biasanya dicat warna putih. “Ambulans ini biasanya digunakan untuk mengawal saat ada kegiatan Bapak Kapolda atau pejabat utama Polda Metro Jaya lainnya,” kata Asep.

Perlengkapan medis di dalam ambulans ini tak jauh berbeda. Mulai dari alat bantuan pernafasan, tensimeter, hingga alat bedah minor. “Ambulans ini dioperasikan misalnya saat Kapolda sedang menghadiri kegiatan unjuk rasa, berolahraga, dan kegiatan lapangan lainnya,” tuturnya.