Industri Alat Kesehatan Taiwan Bidik Potensi Pasar Indonesia

Taiwan Expo 2017. Sumber gambar : swa.co.id

Taiwan merupakan negara industri yang cukup maju, salah satu jenis industri yang berkembang di Taiwan adalah industri alat kesehatan. Sementara pasar industri kesehatan di Indonesia juga sangat potensial, karena selain berpenduduk terbesar keempat di dunia, pemerintah sendiri tengah berupaya untuk meningkatkan layanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat.

Melalui Taiwan Expo 2017 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) pada 12-14 Meil lalu, beberapa pelaku industri kesehatan dan alat kesehatan asal negara berjuluk Naga Kecil Asia tersebut memperkenalkan produk-produknya.

Beberapa produk mutakhir yang diperkenalkan pada perhelatan tersebut diantaranya ada stetoskop elektronik untuk mendeteksi detak jantung besutan Imedisplus Inc. Berbeda dengan stetoskop akustik yang dipakai oleh kebanyakan dokter saat ini, alat kesehatan modern tersebut memiliki kelebihan dapat memperkuat suara tubuh, bahkan bisa dihubungkan dengan layar komputer sehingga hasil diagnosa lebih mudah dan jelas.

Selain itu ada teknologi aplikasi sel induk yang saat ini tengah terkenal di Taiwan. Aplikasi yang fokus pada terapi sel induk dan pengujian genetik ini dikembangkan oleh Bionet Group. Adapula teknologi diagnosa genetik yang diperkenalkan oleh Sofiva Genomics Co.Ltd.

Yang tak kalah mutakhir adalah teknologi implan gigi (tanam gigi) dengan sistem navigasi bedah mulut yang terintegrasi dengan teknologi cloud. Sistem ini diperkenalkan oleh Taiwan Implant Technologi company. Tak ketinggalan, hadir juga Vedan Biotechnology Corp dengan produk besutannya yaitu bahan baku fungsional dan industri makanan sehat, spesialis suplemen diet berbasis mikroalga.

Assistant Deputy CEO International and Industry Collaboration Department Taiwan, Esther Yang mengatakan, semua perusahaan yang berpatisipasi dalam Taiwan Expo ini merupakan perusahaan bonafit dan terkenal di Taiwan. Bahkan beberapa produk juga banyak dipakai di Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa.

“Kami berharap, produk dan alat kesehatan Taiwan diterima di Indonesia dan bisa dipasarkan melalui distributor yang tepat,” tutupnya.