Mendesak, Indonesia Butuh 400 Lebih Rumah Sakit yang mampu Tangani Strok

Menurut data WHO, 15 juta orang di dunia terkena stroke setiap tahunnya. Di tahun 2014, prevalensi nasional bahkan mencapai 3.049.200 pasien, dengan tren yang terus meningkat.

Terkait hal tersebut, Angels Initiative, sebuah program besutan Boehringer Ingelheim memperkirakan Indonesia membutuhkan setidaknya 435 rumah sakit yang berkualifikasi siap menangani pasien strok. Artinya, rumah sakit tersebut telah memenuhi standar untuk menunjang hasil penanganan serangan strok yang lebih baik untuk tiap pasien.

“Angka ini dilihat dari populasi di Indonesia yang hampir 270 juta,” sebut Head of Medical, Representatif Angels Initiative di Indonesia dr Temmy Winata.

Dari populasi ini, Angel Initiative mendapati bahwa populasi yang berusia di atas 20 tahun mencapai angka 170 juta. Bila disesuaikan dengan angka insiden strok di Indonesia, didapati bahwa ada ratusan ribu penderita strok setiap tahunnya di Indonesia.

Jumlah rumah sakit dengan kualifikasi siap strok di Indonesia, lanjut Temmy, belum mencukupi angka tersebut. Dari 120 rumah sakit yang teradaftar dalam program Angels Initiative, baru sekitar 37 rumah sakit di antaranya yang sudah terkualifikasi sebagai rumah sakit siap strok.

Salah satu rumah sakit yang tergabung dalam program Angels Initiative dan sudah memiliki kualifikasi sebagai rumah sakit siap strok adalah Rumah Sakit Pusat Otak Nasional. Bahkan mereka mengklaim bahwa waktu door to needle rumah sakit ini bahkan lebih cepat dari standar panduan dunia dalam penanganan strok.

Door to needle sendiri adalah istilah untuk mengukur berapa waktu yang dibutuhkan pasien strok untuk mendapatkan obat sejak masuk ke rumah sakit. Standar panduan door to needle untuk penanganan strok adalah 60 menit, sedangkan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional mampu menanganinya dalam 27 menit.

“Jadi kalau datang pasien, tidak ada waktu yang terbuang. Satu menit saja kami hargai, karena (dalam satu menit) bisa kehilangan 32 ribu sel otak,” jelas Direktur Utama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional dr Mursyid Bustami SpS(K) KIC MARS.

Dedikasi ini mengantar Rumah Sakit PON mendapatkan Gold World Sroke Organization (WSO) Angels Award. Ini merupakan penghargaan pertama yang didapatkan oleh rumah sakit di Indonesia. WSO Angels Award merupakan pengakuan dan penghargaan terhadap tim maupun individu yang berkomitmen untuk emningkatkan kualitas praktik penanganan strok dan membangun budaya pengawasan yang berkelanjutan.