Ikatan Alumni Dokter se-Indonesia Deklarasikan Gerakan Moral 3K

Ketua Panitia FIAKSI IV, dr Dewi Purnamaningsih (kanan) dan Rektor UNS Solo, Ravik Karsidi (kiri) saat konferensi pers tentang FIAKSI di UNS. (Gambaer : tribunnews.com)

Alumni dokter se-Indonesia yang tergabung dalam Forum Ikatan Alumni Kedokteran Seluruh Indonesia (FIAKSI), telah mendeklarasikan Gerakan Moral 3 K (kesejawatan, kesantunan dan kebersamaan) di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Sabtu (23/9/2017).

Deklarasi dibarengkan dengan Rapat Koordinasi (Rakor) FIAKSI ke-4 tahun 2017, di UNS Solo, tanggal 23-24 September 2017. Deklarasi dijadwalkan juga dihadiri Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Moh Nasir dan Menteri Kesehatan Juwita Moeloek.

“Pendeklarasian gerakan moral tersebut bertolak dari adanya persepsi masyarakat tentang tarif dokter yang makin mahal,” kata Rektor UNS, Prof. Dr. Ravik Karsidi. Juga fenomena hubungan kesejawatan dokter yang kian renggang dan cenderung individualis dan lainnya.

Sebelumnya, gerakan moral tersebut gagal dideklarasikan dalam tiga kali Rakor di Bandung, Padang dan Makassar. Penyebab kegagalan karena Rakor FIAKSI yang digelar di luar kampus tidak mendapat dukungan institusi pendidikan.

Ketua Panitia Rakor FIAKSI, dokter Dewi PPS, menambahkan, selain kegiatan tersebut juga digelar seminar bagi mahasiwa fakultas kedokteran dengan tema “Etika dan Norma dalam Profesi Dokter”.

Seminar diharapkan dapat menggemakan Deklarasi Moral 3K kepada para mahasiswa, staf pengajar, alumni, dan pejabat yang berprofesi dokter.