Pasca Menutup 7-Eleven, Grup Modern Kembali Fokus Garap Bisnis Alkes

SUmber gambar : moderninternasional.co.id

PT Modern Internasional Tbk resmi menutup seluruh gerai 7-Eleven pada 30 Juni 2017 lalu. Saat ini, perusahaan tersebut ditenggarai akan memanfaatkan sejumlah aset gerai yang tersisa seperti bangunan toko untuk mengembangkan dua lini bisnis lainnya, salah satunya adalah sektor pengadaan dan penjualan alat kesehatan (alkes).

Chandra Wijaya, Direktur Modern Internasional mengatakan bahwa saat ini, perusahaan masih mempunyai unit bisnis Medical Imaging yang memegang hak distribusi tunggal Medical Imaging Equipment dengan merk Shimadzu dan Dental Imaging Equipment dengan merk Sirona.

Grup Modern saat ini memiliki sejumlah loyal customer untuk bisnis alkesnya. Diantaranya adalah Siloam dan Prodia. Ke depan, mereka menargetkan beberapa rumah sakit lainnya seperti Mitra kemayoran.

Dikutip dari situs katadata.co.id, Grup Modern akan menyuntik modal kerja demi menghidupkan kembali unit bisnisnya yang masih berjalan dan memiliki potensi besar di pasar ini.

Chandra berharap pengembangan bisnis yang dilakukan terhadap dua lini bisnis tersebut dapat menopang operasional perseroan pasca penghentian operasional bisnis 7-Eleven.

“Dengan berjalannya kembali dan berkembangnya bisnis-bisnis unit yang ada, diharapkan dapat menopang operasional perseroan pasca penghentian operasional bisnis 7-Eleven,” pungkasnya.