Pasar Produk Robotika Medis Akan Sentuh Angka USD 12,8 M di 2021

Menurut laporan perusahaan riset Research and Markets, pasar produk robotika medis global diproyeksikan akan mencapai USD 12,8 miliar pada 2021. Hal ini mencakup dari robot bedah, robot rehabilitasi, radiosurgery noninvasive, robot rumah sakit dan farmasi, serta sistem lainnya.

Hal ini disebabkan semakin majunya teknologi dan investasi robotika medis yang berkembang di berbagai rumah sakit. Selain itu peningkatan dana untuk penelitian dan penerbitan IPO oleh perusahaan pengembang teknologi ini juga semakin meningkat.

Proyeksi untuk pasar global didasarkan pada produk, aplikasi, dan wilayah, dengan istilah produk yang mengacu pada instrumen dan asesoris yang diperkirakan memiliki pangsa pasar terbesar di tahun 2016.

Segmen robotika bedah memimpin pangsa terbesar pasar pada tahun 2016, mengkredit pertumbuhannya menjadi operasi minimal invasif, obesitas yang meningkat, dan presisi operasi yang tinggi. Operasi laparoskopi memegang bagian terbesar untuk segmen ini, dengan saham lain termasuk operasi ortopedi, operasi neurologis dan kateter robot yang mudah dikendalikan.

Meskipun Amerika Utara saat ini mendominasi pasar, tingkat pertumbuhan tertinggi diproyeksikan akan terjadi di kawasan Asia Pasifik karena kenaikan jumlah persetujuan untuk robot yang digunakan secara medis di Jepang serta meningkatnya prevalensi kanker di China. Selain itu semakin majunya teknologi medis di India serta meningkatnya adopsi robot medis di beberapa negara Asia ikut menjadi faktor utama.

Terlepas dari berbagai faktor ini, namun pasar masih akan terkendala oleh rasa aman atas kinerja perangkat tersebut. Selain itu masih tingginya biaya sistem operasional dan perawatannya juga menjadi pertimbangan bagi instansi terkait untuk mengadopsi sistem ini.

Pemain kunci untuk produk ini diantaranya Accuray Incorporated; Arxium; EKSO Bionics Holdings Inc; Hansen Medical Inc.; Hocoma AG; Kirby Lester LLC; Mazor Robotika Ltd; Omnicell Inc; dan Stryker Corporation.