Langkah RS Mardi Rahayu Maksimalkan Layanan Pada Libur Lebaran

Selama libur Lebaran dan musim mudik, Rumah Sakit (RS) Mardi Rahayu Kabupaten Kudus menyatakan sudah siap memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal.

Direktur Utama RS Mardi Rahayu Kudus, Pujianto memastikan pelayanan 24 jam misalnya Instalasi Gawat Darurat (IGD), kamar bedah, farmasi, laboratorium, bank darah, radiologi, rawat inap, dan rawat intensif telah disiapkan untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan jumlah pasien.

“Tenaga dokter spesialis, dokter umum, dan perawat yang kompeten, serta persediaan obat-obatan dan alat kesehatan kami selalu siap,” kata Pujianto, sebagaimana dilansir oleh tribun News.

Pujianto melanjutkan, mengantisipasi peningkatan kunjungan IGD, RS Mardi Rahayu Kudus juga telah melakukan pembenahan dengan menambah kapasitas IGD sebanyak 5 bed. Sehingga IGD mampu menampung paling sedikitnya 26 pasien sekaligus dan menambah kapasitas Ruang Pendaftaran IGD.

“Penambahan kapasitas tersebut akan mempercepat pelayanan IGD. Terutama saat terjadi penambahan jumlah pasien seperti pada masa libur Lebaran. Jangan lupa juga, pasien gawat darurat dapat langsung ke IGD tanpa surat rujukan,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, bagi masyarakat atau pasien yang membutuhkan layanan ambulans jemputan untuk rawat inap dapat menghubungi IGD RS Mardi Rahayu Kudus di nomor 08112710911.

Persiapan lain yang sudah dilaksanakan adalah membuka layanan PosPay sejak 25 Mei 2019 lalu. Layanan ini buka 24 jam dalam sehari dan dapat dimanfaatkan pasien untuk membayar iuran rutin maupun denda BPJS Kesehatan.

Sehingga pelayanan kesehatannya dapat langsung ditanggung BPJS Kesehatan. Pasien yang terkena denda BPJS Kesehatan juga bisa langsung melunasi denda di PosPay RS Mardi Rahayu sehingga biaya rawat inapnya dapat ditanggung.

“Pendaftaran bayi baru lahir peserta BPJS Kesehatan mandiri dan perhitungan denda pasien BPJS Kesehatan dilakukan oleh petugas Pendaftaran RS Mardi Rahayu menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pelaporan Peserta (SIPP) BPJS Kesehatan,” pungkasnya.