Kolaborasi RSK Dharmais, Prudential dan YOAI, Bangun Bangsal Khusus Pasien Kanker Berusia Remaja

Bekerja sama dengan Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) dan Prudential Indonesia, RS Kanker Dharmais Jakarta resmi membuka fasilitas ruangan rawat atau bangsal khusus bagi pasien kanker yang berusia remaja. Fasilitas ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Bangsal khusus pasien kanker tersebut diresmikan kemarin (27/2). Turut hadir meresmikan adalah Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F. Moeloek dan Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia.

Menkes Nila mengatakan masalah kanker adalah masalah yang harus diselesaikan bersama. Pada anak-anak, kanker yang menyerang kebanyakan adalah leukemia. Dia juga berpesan kepada asuransi swasta untuk ikut mengkampanyekan program Germas (Gerakan Masyarakat Sehat).

Pada kesempatan yang sama, Jens Reisch President Director Prudential Indonesia mengatakan kesehatan dan keselamatan merupakan salah satu inti dari Program Community Investment Prudential Indonesia seiring dengan upayanya dalam menciptakan Indonesia yang lebih sehat.

“Kami telah berkolaborasi dengan YOAI sejak 2003, dan kami berkomitmen untuk membantu anak-anak penderita kanker agar bisa mendapatkan bantuan pengobatan dan perawatan di bangsal yang memadai di rumah sakit,” ujar Jens.

Pada awalnya RS Kanker Dharmais memiliki ruangan khusus anak-anak. Pada tahap pertama luasnya hanya 500 meter persegi. Kemudian diperluas kembali menjadi 1.000 meter persegi. Dan saat ini juga memiliki ruangan khusus penderita kanker usia remaja yang berada di lantai empat dan memiliki lebih dari 40 ruang perawatan. Untuk membangun semua ini menghabiskan dana sekitar 4,5 miliar yang merupakan pemberian dari Prudential Indonesia kepada RS Kanker Dharmais.

Lalu kenapa ada ruangan kanker khusus remaja? Menurut Direktur Utama RS Kanker Dharmais Abdul Kadir, ini karena pasien kanker tinggal di RS selama berbulan-bulan. Dalam tempo yang lama tersebut, remaja penderita kanker tetap harus menjalani kegiatan sekolah. Kemudian mereka juga butuh tempat bersosialisasi. Di bangsal khusus tersebut, juga disiapkan ruangan untuk psikolog bagi penderita kanker yang membutuhkan pendampingan.