Kerja Sama Novo Nordisk dan Health2Sync Tingkatkan Fokus Layanan di Wilayah Jepang

Gambar: www.mobihealthnews.com

Aplikasi diabetes care Health2Sync dan perusahaan farmasi Novo Nordisk Pharma Ltd. menyepakati kerja sama untuk mendukung penanganan diabetes secara digital dan memfasilitasi komunikasi antara pasien dan penyedia layanan kesehatan khusus untuk wilayah Jepang.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, Novo Nordisk Pharma Ltd. akan mendukung distribusi dan adopsi aplikasi Health2Sync di wilayah Jepang. Perusahaan farmasi itu juga akan menghubungkan koneksi perangkat insulinnya dan membantu pencatatan data otomatis dari injeksi insulin mandiri.

“Kami tertarik bermitra dengan Novo Nordisk di Jepang, dimana pasarnya terbuka untuk inovasi peningkatan proses dan pengalaman pasien.” Ujar Ed Deng, Co-Founder dan CEO Health2Sync.

Sementara itu John Dawber Vice President dan Head Marketing Division Novo Nordisk Pharma Ltd. menyatakan bahwa pihaknya berbagi misi yang sama dalam meningkatkan hasil maksimal bagi penderita diabetes. Melalui kerja sama ini, perpaduan passion dan komitmen dari kedua perusahaan meyakinkan bahwa mereka mampu menunjukkan shared value bagi pasien, ahli fisik, dan penyedia layanan di Jepang.

Para pengidap diabetes sendiri memang memerlukan kewaspadaan ekstra dalam menentukan pilihan gaya hidup yang benar dan membutuhkan pengingat waktu pengobatan mereka. Aplikasi Health2Sync bisa membantu mereka terkait hal ini.

Saat pengguna menggunakan aplikasi ini, Health2Sync langsung memperoleh data pengguna (termasuk informasi personal) tentunya melalui persetujuan pengguna, dan  akan sepenuhnya bertanggung jawab dan berkemampuan menyimpan dan mengolah datanya untuk kepentingan pasien. Aplikasi SyncHealth sudah berjalan lebih dari lima tahun dan melayani lebih dari 310.000 pengguna terdaftar. Juga tercatat sebagai aplikasi diabetes nomer satu di Jepang, Taiwan, HongKong dan Malaysia dalam konteks jumlah unduhan dan rating App Store.

Pada Desember 2017 lalu, Health2Sync sukses meraih pendanaan seri B sebesar 6 miliar Dolar Amerika Serikat dan dipergunakan untuk mendirikan operasional di Jepang, memperdalam layanan berbasis-data, dan membangun fitur yang khusus untuk kemitraan asuransi kesehatan.