Indonesia Tingkatkan Fasilitas Kesehatan Untuk Jamaah Haji di Mekkah-Madinah

Gambar: VIva.co.id

Kabar gembira untuk jamaah dan calon jamaah haji Indonesia. Pemerintah RI telah menambah fasilitas kesehatan serta sarana pra sara penunjang untuk jamaah haji asal Indonesia di kawasan Mekkah dan Madinah.

Dilansir oleh situs Antara, penambahan tersebut meliputi penambahan tempat tidur, dan pembaruan gedung dan alat kesehatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Jumlah tempat tidur yang semula hanya 50 saat ini ditambah menjadi 80 tempat tidur. Sedangkan gedung yang diperbarui merupakan yang baru saja diresmikan pada awal Mei 2019 lalu.

Di samping itu juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung pemeriksaan kesehatan seperti laboratorium, apotek, ruang rontgen dan memiliki fasilitas kamar petugas kesehatan yang dapat menampung sekitar 400 petugas kesehatan haji. Kedua KKHI ini setara dengan rumah sakit tipe C di Indonesia.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Jusup Singka mengatakan fasilitas kesehatan tersebut juga dilengkapi dengan sarana prasarana pendukung seperti ambulans, laboratorium dan obat-obatan.

“Itu kesiapan kita dari fasilitas, sarana dan prasarana termasuk tenaga petugas kesehatan yang insya Allah jauh lebih baik lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Eka.

Tak hanay itu, tahun ini pemerintah juga sudah menyiapkan sekitar 79 ton obat-obatan. Jumlah ini lebih banyak sembilan ton dibandingkan tahun 2018. Alat pelindung diri (APD) seperti masker, payung, dan kacamata juga tetap diadakan bagi setiap jemaah dan dibagikan di embarkasi saat sebelum keberangkatan.