IMERI UI dan Gakeslab Nyatakan Dukung Program Kesehatan Pemerintah

Prof. Budi Wiweko. Gambar: Antara

Institusi riset Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) menyatakan siap untuk menyukseskan program kemandirian kesehatan yang diusung oleh pemerintah RI.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Direktur IMERI FK UI Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, SpOG (K), MPH, dalam wawancara dengan Antara di Gedung B FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (19/7).

Guru Besar FKUI yang akrab disapa Prof. Iko ini juga berharap penelitian tersebut nantinya bisa menghasilkan produk unggulan yang bisa dipatenkan. Pasalnya saat ini pemerintah menanggung beban besar untuk jaminan kesehatan masyarakat umum dan dia yakin IMERI UI bisa menghasilkan solusinya.

Health coverage sudah melayani hampir 200 juta penduduk tapi defisit sembilan triliun, itu karena belanja obat dan alat kesehatan yang sangat mahal dan kita juga belum mampu mencegah penyakit katastropik. Di sinilah peran IMERI,” ungkap Iko.

Dia mengatakan salah satu contohnya adalah alat deteksi dini penyakit kardiovaskular yang sudah diterapkan sampai menjadi purwarupa.

“Industri ini demand-nya cukup baik, market-nya besar, ini yang menjadi potensi untuk diproduksi,” lanjutnya.

Sementara itu perwakilan Gabungan Perusahaan Alat Kesehatan dan Laboratorium, Sugihadi Hadiwinoto, mengatakan pihaknya akan selalu memberikan dukungan kepada pemerintah dalam hal ini BPJS Kesehatan.

“BPJS kita tahu defisitnya dalam angka triliun tapi kan etikanya baik. Jangkauan kesehatan untuk semuanya kan kepentingan bangsa, jadi harus kita dukung,” pungkasnya.