Gandeng Ping An Doctor, GrabHealth Segera Meluncur di Indonesia

Gambar: Dream.co.id

Perusahaan aplikasi digital Grab, berencana meluncurkan layanan anyar di bidang kesehatan yaitu Grab Health.

Menurut Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, perusahaan sebelumnya telah melakukan soft launching untuk layanan GrabHealth dan rencananya akan disusul dengan peluncuran resmi. Sedangk

Dikutip dari situs Daily Social, layanan GrabHealth sendiri merupakan perusahaan patungan antara Grab dan Ping An Doctor. Bila ditelusuri, perusahaan patungan ini bernama PT Good Doctor Technology. Terdaftar sebagai layanan medis online di Kemkominfo. Sehingga bisa dikatakan Good Doctor adalah pemain baru healthtech di Indonesia yang siap bersaing dengan pemain sebelumnya seperti Halodoc, Alodokter, SehatQ, dan lainnya.

Masih menurut situs Daily Social, nantinya fitur yang akan dihadirkan adalah konsultasi via chat, beli obat, artikel kesehatan, dan pengguna bisa mengakses riwayat kesehatan serta transaksi di GrabHealth. Semua fitur dihadirkan di dalam aplikasi Grab tanpa harus mengunduh aplikasi lain.

Gambar: Daily Social 9dailysocial.id)

Konsultasi dokter disediakan dalam dua tipe, konsultasi untuk mendapatkan saran gratis dari dokter umum in-house, atau pilih dokter umum atau spesialis dari rumah sakit mitra. Pilihan yang kedua dikenakan biaya mulai dari Rp15 ribu per 24 jam.

Sementara, untuk beli obat bekerja sama dengan mitra apotek. Satu mitra yang sudah mulai tersedia adalah K24. Kemungkinan yang pasti jumlah dan persebaran mitra akan diperluas untuk menjangkau seluruh pengguna Grab.

Pada perkembangan lain, startup yang menyandang sattus sebagai Decacorn tersebut tercatat menorehkan berbagai pencapaian positif sepanjang paruh pertama tahun ini. Ridzki mengatakan perusahaan mengalami pertumbuhan nilai penjualan bruto (gross merchandize value/GMV) sebesar tiga kali lipat pada semester I/2019.

Tahun lalu, total nilai kontribusi Grab terhadap perekonomian Indonesia tercata mencapai Rp48,9 triliun. Dia menambahkan, saat ini Grab telah hadir di 8 negara dan 339 kota di Asia Tenggara dengan 9 juta pengusaha mikro serta sebanyak 165 juta unduhan terhadap aplikasi.