BPJS TK Sudah Siapkan Santunan Bagi Keluarga Korban Lion Air JT 610

Kesigapan BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) untuk membantu korban kecelakaan penerbangan Lion Air JT 610 ditunjukkan dengan segera mendata keluarga korban guna mempercepat pencairan dana santunan.

Dirut BPJS TK Agus Susanto mengatakan bahwa hak yang kita berikan kepada pekerja terkait program BPJS Ketenagakerjaan berupa 4 program yaitu jaminan kecelakaan kerja, kematian, hari tua, dan pensiun.

Klaim pencairan membutuhkan syarat KTP, KK, dan surat kematian korban pesawat yang terdaftar sebagai anggota BPJS TK. Persyaratan ini wajib dibawa oleh keluarga korban. Besaran yang dikeluarkan mencapai upah korban dikali 48. Untuk korban yang memiliki anak, akan diberikan beasiswa hingga Rp 12 juta.

“Terkait kecelakaan kerja hak diberikan 48 kali upah yang dilaporkan. Kalau meninggal karena kecelakaan kerja malah kita berikan santunan 48 kali dari upah, kalau diluar kecelakaan kerja diberikan santunan 24 juta rupiah dan beasiswa satu anak.” lanjut Agus.

Selain itu, ia menyebut korban kecelakaan pesawat yang terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan semuanya mendapat santunan jika bepergian dalam rangka bekerja. Untuk claim, pihak BPJS sudah berkoordinasi dengan RS Polri dan instansi terkait agar keluarga korban dapat dengan mudah mencairkan dana santunan itu.

Pendataan sementara, ada 31 orang yang merupakan peserta BPJS TK. BPJS juga menyiapkan posko pengaduan bagi para keluarga korban.

“Sejauh ini kami hanya mendapatkan data berdasarkan manifes penumpang pesawat naas tersebut serta dari laporan perusahaan dan keluarga. Dari data manifes dan laporan ke kami ada 31 penumpang yang merupakan peserta BPJS,” ujarnya.