Aplikasi Pemantau Cedera Untuk Lansia Dari Singapura

mobihealthnews

Dikembangkan oleh Rumah Sakit Ren Ci dan Tetsuyu Healthcare, aplikasi manajemen pemantau luka CARES4WOUNDS mampu menampilkan gambar 3D dari luka, pengukuran, catatan, dan kemajuan pemantauan dan bahkan panduan perawatan.

Diciptakan untuk merespon tantangan manajemen cedera dalam sektor kepedulian masyarakat di Singapura, aplikasi manajemen cedera CARES4WOUNDS dikembangkan dan diuji awal pada 25 pasien Rumah Sakit Ren Ci dan Tetsuyu Healthcare sejak November 2017, dengan hasil awal yang baik. Rumah Sakit ini merupakan fasilitas pertama yang menerapkan sistem manajemen cedera 3D pada sektor layanan Perawatan Menengah dan Panjang (ILTC).

“Kami mampu mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk mengukur dan mencatat cedera 50%. Dengan perangkat ini kami mampu mencatat pengukuran dengan lebih akurat, tanpa harus menggunakan alat yang menimbulkan rasa sakit pada pasien,” ujar Madam Jenny Sim, Group Director of Nursing, Renci Hospital.

Dengan aplikasi tablet dan pemindai 3D, merekam dan menyimpan data 2D dan 3D bisa lebih cepat – staf perawat dapat segera mempelajari cara menggunakan aplikasi dan cara yang benar mengukur cedera dengan beberapa sesi praktek langsung. Manfaat lain adalah minimalisir kebutuhan staf untuk menulis laporan, yang juga mampu meningkatkan kualitas standarisasi pencatatan medis. Aplikasi ini juga mampu membantu memfasilitasi pendidikan klinis.

Akan digunakan pada Panti Jompo Ren Ci awal semester 2019, baik pasien maupun staf medis akan mendapat manfaat dari aplikasi CARES4WOUNDS, beralih dari metode konvensional pengukuran dan pengamatan cedera manual. Kini, Ren Ci dan Tetsuyu terus meningkatkan CARES4WOUNDS seperti mengupayakan pengukuran cedera berfungsi otomatis sepenuhnya.

Pada jangka panjang, mereka berharap menghubungkan kecerdasan buatan (AI) pada aplikasi untuk menolong deteksi infeksi dan panduan penyembuhan luka.