Aplikasi Pemandu Penderita Parkinson Dengan Chatbot Dari UCB

mobihealthnews

Perusahaan farmasi Belgia bermitra dengan Verint Systems untuk menciptakan aplikasi PD Coach.

Perusahaan asal Belgia UCB resmi menggandeng Verint Systems yang sudah berpengalaman berfokus pada keterlibatan konsumen untuk menciptakan aplikasi yang bisa membantu pengidap Parkinson. Aplikasi ini dinamakan PD coach dan mencakup asisten dengan kecerdasan buatan bernama April yang dapat berkomunikasi dengan pengguna baik menggunakan teks maupun suara.

Aplikasi ini diharapkan mampu mengantisipasi gejala dan mencatat perkembangan harian pasien. April juga diprogram dengan informasi spesifik pasien, dan dirancang untuk bisa berkomunikasi dengan pasien Parkinson melalui perintah suara dan tantangan kelincahan.

“Pelatih kami, April, menawarkan sistem penunjang vital untuk pasien yang mengidap dan petugas yang merawat penderita Parkinson, dengan mengadopsi teknologi AI untuk menyediakan akses sumberdaya yang berkelanjutan, dan lebih pribadi.” Ujar Mike Davis, kepala Unit Valuasi Pasien Neurology Amerika Serikat.

“Kami merancang PD Coach untuk mengacu pada tantangan tertentu yang mungkin dihadapi pasien Parkinson dan petugas yang merawatnya – termasuk kemampuan khususnya untuk belajar dan menyesuaikan Bahasa dan perbendaharaan kata dengan pasien yang menderita gangguan bicara dan kelincahan tangan. Dengan masukan dari pasien atas tantangan yang mereka hadapi, April diciptakan lebih dari sekedar sumber informasi. April dirancang untuk membangun hubungan dengan pasien dan membantu menyediakan apa yang diharapkan pasien dari perawatan pribadinya.”

Manfaat teknologi

Walaupun perusahaan farmasi yang berinisiatif menggandeng vendor kesehatan digital dengan berbagai cara, termasuk uji klinis, saran pengobatan, dan therapetik digital, salah satu hal yang paling mendasar adalah pendampingan dan aplikasi pendukung bagi pasien. Seringkali bahkan aplikasi ini tidak berhubungan sama sekali dengan penawaran produk farmasi tertentu, misalnya aplikasi LivingWith untuk penderita kanker dari Pfizer, aplikasi Circle dari Quitter untuk pecandu rokok, dan aplikasi Galaxies of Hope dari Novartis.

Dengan PD Coach dan April, UCB memadukan tren ini dengan peluang potensial lain dalam dunia kesehatan digital – munculnya suara dan chatbots bekecerdasan buatan (AI chatbots) sebagai penghubung antarmuka produk kesehatan.

“AI dan teknologi otomasi ini menciptakan cara baru bagi pasien untuk meminta bantuan dan panduan dalam bentuk senyaman aplikasi smartphone.” Ujar Michael Southworth general manajer of intelligent self-service di Verint.

“AI dan teknologi pemandu pintar berkemampuan untuk mengubah pelayanan kesehatan dan kebebasan akses bagi pasien. Dengan April, kami membangun sumber daya yang dapat memungkinkan pasien mengetahui kebutuhannya sendiri dan mengontrol lebih jauh kesehatan mereka.”

Trend terkini

Penyakit Parkinson sering menjadi fokus beberapa proyek kesehatan digital. Apple juga telah menyatakan ketertarikannya dan berfokus pada aplikasi mPower yang dikembangkan bersama Sage Bionetwork, salah satu studi pertama yang dijalankan melalui ResearchKit. Uji yang dikembangkan oleh mPower ini juga sudah diintegrasikan kedalam framework CareKit milik Apple dan dapat digunakan untuk mencatat perkembangan pasien.

2014 lalu, UCB juga telah bekerjasama dengan Cambridge untuk proyek MC10, yaitu sensor kesehatan setipis kertas, untuk menguji penyakit Parkinson dengan teknologi terkini.