Anak-anak dengan autisme acapkali menjadi sulit dikendalikan. Ledakan emosi dan agresifitas yang tiba-tiba merupakan tantangan tersendiri bagi keluarga dan pengasuh.
Terkait hal tersebut, sebuah perusahaan kesehatan teknologi asal Amerika Serikat bernama Affectiva, membuat sebuah perangkat bernama Q-Sensor. Alat ini diklaim mampu mengidentifikasi tingkat aktivitas elektrodermal sehingga bisa sebagai indikator untuk mensiasati ledakan emosi yang tiba-tiba pada anak-anak autis.
Dikutip dari situs Medgadget.com, penelitian ini melibatkan delapan anak-anak dengan kasus gangguan spektrum autisme parah yang harus memakai Sensor-Q baik di pergelangan tangan atau pergelangan kaki mereka. Mereka dipantau dan perilaku mereka dianalisis dan diberi peringkat dalam hal tingkat agresifitas dan prilaku.
“Lonjakan aktivitas elektrodermal memberi tahu kita bahwa tubuh individu bereaksi secara fisiologis terhadap sesuatu yang membuat stres, yang bisa berupa keadaan internal mereka, sesuatu di lingkungan, atau kombinasi keduanya,” kata Bradley Ferguson, peneliti utama dari studi ini muncul dalam jurnal Frontiers in Psychiatry.
Jika orang tua atau pengasuh diberitahu sebelumnya bahwa tingkat stres anak mereka meningkat, lanjut Bradley, mereka mungkin memiliki kesempatan untuk mensiasati agar hal tersebut tidak semakin parah.
Namun sayangnya perangkat ini masih belum dijual secara resmi. Pihak Affectiva dan sejumlah peneliti dari University of Missouri masih menyempurnakan alat ini hingga nanti siap diluncurkan di pasar.