17 Pesan Kesehatan Untuk Gubernur dan Wagub Jakarta Baru Terpilih

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta baru terpilih. Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Foto; Tribunnews.com

Pelantikan terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta baru terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, baru saja usai tentu kita semua memiliki harapan bahwa kota Jakarta akan lebih baik di bawah kepemimpinan mereka.

dr. Ari Fahrial Syam MD,PhD, FACP yang merupakan The Chairman of Indonesian Society of Digestive Endoscopy dan seorang dokter di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo merangkum 17 pesan untuk Gubernur dan Wagub Anies – Sandi yang disampaikan pada situs resmi Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Berikut pesannya :

  1. Jumlah petugas kesehatan harus cukup dengan insentif yang cukup baik dari pemerintah daerah berupa tunjangan kinerja daerah (TKD) selain gaji bulanan.
  2. Pimpinan daerah membuka akses untuk rakyat melapor atas pelayanan kesehatan yang diberikan, walau tetap ada prinsip cek dan ricek atas laporan yang disampaikan oleh masyarakat.
  3. Kualitas pelayanan kesehatan ditingkatkan berupa pengadaan obat-obatan yang cukup, sarana dan prasarana serta sumber daya manusia yang harus terus dipertahankan kompetensinya.
  4. Para petugas kesehatan khususnya dokter yang bekerja di puskemas kelurahan dan kecamatan termasuk dokter yang berkerja di RSUD tipe D harus terus dilakukan update knowledge dan skill.
  5. Pemerintah daerah harus membina hubungan yang baik dengan institusi pendidikan untuk peningkatan kualitas pelayanan dan kualitas SDM seperti kerja sama dengan FKUI RSCM.
  6. Pemerintah daerah juga harus bekerja sama dengan IDI dan perhimpunan dokter spesialis untuk peningkatan kualitas para dokter yang bekerja di pelayanan kesehatan Pemda ini.
  7. Pelayanan posyandu dan posbindu yang ada dimana kader kesehatan sebagai motor dengan bimbingan puskesmas dan petugas kelurahan harus ditingkatkan.
  8. Sosialisasikan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) kepada masyarakat secara terus menerus.
  9. Kebiasaan merokok masyarakat kota harus ditekan, pemda harus memulainya dengan meniadakan asap rokok di lingkungan kerja pemda yang harus diterapkan secara konsisten.
  10. Masyarakat harus dibatasi untuk tidak seenaknya membakar rokok di tempat-tempat umum.
  11. Peredaran minuman keras harus diawasi. Jangan sampai anak usia sekolah begitu mudahnya untuk mengakses minuman keras.
  12. Kebiasaan makan sayur dan buah juga harus terus disosialisasikan di tengah masyarakat.
  13. Trotoar termasuk tempat-tempat penyeberangan yang menjadi akses untuk masyarakat jalan kaki dan bergerak harus dibuka dan tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi.
  14. Wilayah car free day pada hari Minggu pagi juga harus diperluas. Kasih kesempatan masyarakat hidup sehat yaitu mengurangi terhirup polusi dari asap kendaran bermotor.
  15. Taman-taman kota di tiap-tiap kecamatan juga harus diperluas, para pengembang rumah dan apartemen harus memberikan lahan terbuka untuk penghuninya bisa berolah raga.
  16. Makanan sehat juga harus selalu hadir ditengah masyarakat, pengawasan terhadap industri rumah tangga harus dilakukan secara terus menerus.
  17. Pemda harus bekerja sama dengan badan POM dalam pengawasan makanan yang hadir di tengah masayarakat.