Tingkatkan Sektor Wisata Medis, Malaysia Gandeng Indonesia

Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) menggandeng Indonesia sebagai mitra strategis eksklusif untuk bekerjasama pada sektor wisata medis. Dari pihak Indonesia, kerjasasama tersebut diwakili oleh 5 perusahaan swasta yaitu Golden Rama Tours dan Travel, AntaVaya Leisure, PT AdMedika asuransi, I’mCare 177 asuransi dan bank CIMB Niaga.

Sherene Azli, CEO MHTC mengatakan dalam sambutannya di JW Marriott Hotel Jakarta bahwa pihaknya menginginkan pendekatan yang lebih strategis dalam memberikan pelayanan terbaik bagi orang-orang Indonesia yang ingin melakukan pengobatan di Malaysia. “Indonesia telah dan tetap menjadi salah satu kontributor terbesar untuk industri kesehatan Malaysia,” katanya.

“Melalui kemitraan ini, tiga industri yang terpisah akan dibahas diantaranya travel, asuransi dan keuangan yang akan membawa nilai-nilai intrinsik dalam layanan ini lebih dekat dengan warga negara Indonesia,” lanjut dia.

Tahun lalu, tercatat ada 1 juta orang wisatawan medis yang telah datang ke negeri jiran tersebut. 500.000 orang diantaranya berasal dari Indonesia. Azli berharap ke depannya ada peningkatan jumlah pengunjung dari Indonesia menjadi 600.000 orang.

Mayoritas orang Indonesia yang datang ke Malaysia melakukan pengobatan kardiologi, ortopedi, kesuburan, onkologi dan perawatan neurologi. Prosedur kosmetik, perawatan gigi, dan rehabilitasi fisik juga menjadi pilihan populer bagi wisatawan medis asal Indonesia.

Azli menambahkan, alasan banyaknya orang Indonesia memilih Malaysia sebagai destinasi wisata medis adalah biaya kesehatan di negaranya relatif lebih murah dibanding negara tetangga lainnya seperti Singapura dan Thailand, namun kualitasnya tidak kalah dari 2 negara tersebut.