Perangkat Ultrasound dan Prediksi 4 Tahun Ke Depan

Ilustrasi. SUmber gambar: www.nw.edu

Ultrasound, biasa dikenal dengan sebutan ultrasonografi atau USG adalah alat kesehatan yang memiliki kemampuan menciptakan gelombang suara dan gema ketika disorotkan ke dalam tubuh. Gelombang-gelombang tersebut akan menciptakan citra visual yang muncul dalam layar monitor sehingga dapat digunakan untuk mendiagnosis penyakit atau kondisi pasien. Melalui peralatan ini, dokter umum dan spesialis bisa mendapatkan gambaran organ dalam pasien.

Keberadaannya sendiri tak diragukan lagi memiliki peran yang sangat penting dalam dunia medis. Berbagai produsen alat kesehatan berlomba-lomba mengembangkan inovasi produk yang memanfaatkan teknologi ini. Baik yang masih memanfaatkan pencitraan 3D hingga yang sudah mencapai kemampuan 4D.

Dari sisi bisnis dan potensi pasarnya sendiri, Zion Market Research pernah merilis hasil penelitian khusus mengenai alat yang mulai resmi diaplikasikan pada pertengahan tahun 1960 ini. Dikutip dari globenewswire.com, pertumbuhan pasarnya akan meningkat dari USD 5.2 miliar menjadi USD 6.9 miliar pada tahun 2021 nanti. Atau dengan kata lain, akan meningkat hingga USD 1.7 miliar.

Tahun 2015 kemarin, memang pertumbuhan pasar USG masih terpusat di wilayah Eropa namun 4 tahun mendatang diprediksi akan merata ke berbagai wilayah dunia terutama Asia Pasific (Tiongkok), Timur Tengah dan Afrika karena ketiga wilayah tersebut tengah membenahi infrastruktur sektor kesehatannya termasuk meningkatkan inovasi dan teknologi medis.

Selain itu dalam penelitian itu disebutkan Siemens AG, GE Healthcare, Analogic Corporation, FUJIFILM, Mindray Medis Internasional, EsaoteSpA dan Hitachi akan menjadi leaders dalam produksi dan pengembangan teknologi USG nantinya.