Munculkan Inovasi di Bidang Kesehatan Lewat IndoHCF Innovation Award 2017

IndoHCF Inovation Award 2017. Sumber gambar: indohcf.com

Pangsa pasar industri alat kesehatan (alkes) yang diproduksi oleh Indonesia masih berpeluang untuk melanjutkan pertumbuhan pada 2017. Beberapa tahun sebelumnya, tercatat industri alkes lokal mampu bertumbuh hingga 10 persen per tahun.

Berdasarkan data yang dipaparkan oleh Asosiasi Pengusaha Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI), nilai pasar alkes di Indonesia diperkirakan mencapai IDR 60 triliun hingga akhir 2016. Namun, dari nilai pasar tersebut produk dalam negeri tercatat hanya meraih sekitar IDR 14 triliun.

Dikutip dari rimanews.com, pada konferensi pers Indonesia Healthcare Forum (INDOHCF) Innovation Award 2017 di Jakarta, Kamis (23/2/2017) lalu, Ketua Umum IndoHCF Supriyantoro menyebutkan bahwa saat ini produksi alkes dalam negeri baru mampu memenuhi standar peralatan minimal yang harus ada di rumah sakit kelas A sebesar 48,2%, di kelas B sebesar 51,3%, di kelas C sebesar 57,9%, dan di kelas D sebesar 66,1%.

“Hal inilah yang mendorong kami untuk melakukan acara yang bisa mendorong ide-ide dan inovasi baru di bidang kesehatan. Tujuan jangka panjangnya tentu untuk meningkatkan standar pelayanan kesehatan di Indonesia,” lanjut Supriyantoro.

Indonesia Healthcare Forum Innovation Award 2017 merupakan sebuah ajang lomba yang memberikan penghargaan khusus kepada individu, institusi, atau kelompok yang telah menerapkan atau melakukan inovasi di bidang kesehatan.

Lomba yang direncanakan akan diadakan tiap tahunan ini memiliki 5 kategori, antara lain:

1. Inovasi SPGDT (Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu) Pra-RS
Pemberian penghargaan kepada Pemda Kabupaten/Kota yang melakukan inovasi dalam pengembangan / penguatan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu mulai dari lokasi kejadian sampai dengan dibawa ke rumah sakit. Bertujuan untuk mendukung percepatan integrasi SPGDT Pra-RS di suatu daerah.

2. Inovasi Program KIA (Kesehatan Ibu dan Anak)
Pemberian penghargaan kepada Pemda Kabupaten/Kota yang melakukan inovasi dalam upaya peningkatan kesehatan Ibu dan Anak yang sudah diimplementasikan dan dapat diukur keberhasilannya. Bertujuan untuk percepatan tercapainya peningkatan kesehatan Ibu & Anak khususnya dalam upaya menurunkan angka stunting, morbiditas dan mortalitas.

3. Inovasi Alat Kesehatan
Pemberian penghargaan kepada individu/institusi/kelompok yang melakukan inovasi / temuan di bidang alat kesehatan yang tepat guna dan berdaya guna. Bertujuan untuk mendorong peningkatan produksi alat kesehatan dalam negeri yang berkualitas.

4. Inovasi E-Health
Pemberian penghargaan kepada individu/institusi/kelompok yang melakukan inovasi / temuan ICT (Information & Communication Technology) di bidang kesehatan. Bertujuan untuk mendorong pengembangan ICT di bidang kesehatan baik dalam upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.

5. Inovasi Seni Kreasi Promosi Kesehatan
Pemberian penghargaan kepada individu/institusi/kelompok yang melakukan inovasi / kreasi seni pertunjukan (dalam bentuk kreasi tarian atau parodi) dengan tema promosi kesehatan. Bertujuan untuk mendorong pengembangan kreativitas dalam mengkomunikasikan program promosi kesehatan kepada masyarakat.

Timeline acara IndoHCF Inovation Award 2017. Sumber Gambar : indohcf.com

Pendaftaran penghargaan yang diinisiasi oleh IDS Medical Systems Indonesia ini sudah dibuka sejak bulan Januari lalu dan akan ditutup pada akhir Maret nanti. Informasi selengkapnya dapat dilihat pada website resminya di indohcf.com.