Mengenal Lebih Banyak Alat Bantu Jalan

Tentunya berjalan menggunakan kedua kaki dengan normal dan sehat sangatlah nyaman. Bayangkan jika kaki tiba-tiba saja mengalami kecacatan atau tidak bisa digerakkan sama sekali akibat kecelakaan, itu akan membuat anda merasa sedih, bukan? Dengan kondisi kaki yang tidak normal tersebut, orang-orang di sekitar anda akan direpotkan dengan berbagai hal terkait kegiatan anda di rumah maupun di luar rumah.

Itulah sebabnya ketika terjadi kecelakaan atau penyakit yang menyerang kaki dan membuat mobilitas terhambat, alat bantu jalan diperlukan. Ada baiknya sebelum membeli alat-alat kesehatan tersebut, anda mencari tahu dahulu informasi mengenai hal itu agar tidak salah dalam menggunakan. Dan tentunya kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan fisioterapis untuk membantu penggunaan alat kesehatan.

Lalu apa saja alat-alat untuk bisa membantu anda berjalan tanpa merepotkan orang di sekitar anda? Anda dapat membelinya di apotek atau toko alat kesehatan terdekat. Berikut ini beberapa jenis alat bantu berjalan:

1. Kruk ketiak

Kruk ini digunakan untuk mencegah kaki menumpu di lantai. Kruk ini banyak digunakan oleh pasien paska operasi orthopaedi saat kaki belum diijinkan menumpu berat badan. Butuh waktu untuk belajar menggunakan kruk ketiak ini. Kruk ketiak memberikan stabilitas yang kurang dibandingkan walker standar atau walker beroda, namun anda bisa bergerak dengan cepat menggunakan kruk ketiak. Meskipun namanya kruk kretiak, namun menumpu pada ketiak adalah cara yang salah dalam menggunakan kruk ini karena akan berakibat pada cedera ketiak.

2. Kursi roda

Untuk yang kakinya benar-benar sudah tak bisa digerakkan lagi, inilah cara untuk tetap bisa bergerak.

Kursi roda ada yang manual dan listrik. Alat ini bisa digerakkan dengan didorong oleh pihak lain, digerakkan dengan menggunakan tangan,atau digerakkan dengan menggunakan mesin otomatis. Diperkirakan konsep pertama darisebuah kursi roda telah diciptakan lebih dari 6.000 tahun yang lalu.Kursi roda manual adalah kursi roda digerakkan dengan tangan si penderita cacat,merupakan kursi roda yang biasa digunakan untuk semua kegiatan. Kursi roda manual dapatdioperasikan dengan bantuan orang lain maupun oleh penggunanya sendiri. Kursi roda sepertiini tidak dapat dioperasikan oleh penderita cacat yang mempunyai kecacatan ditangan.

3. Walker

Walker adalah suatu alat yang ringan, mudah dipindahkan, setinggi pinggang, terbuat dari pipa logam. Walker memiliki empat penyangga dan kaki yang kokoh. Anda cukup memegang pemegang tangan pada bagian atas, melangkah, memindahkan walker lebih lanjut, dan melangkah lagi. Walker memperbaiki keseimbangan dengan meningkatkan area dasar penunjang berat badan dan meningkatkan keseimbangan lateral. Namun walker memiliki beberapa kelemahan, di antaranya adalah sulit digunakan bila melewati pintu dna tempat yang sempit, mengurangi ayunan lengan, dan terjadi abnormal fleksi punggung ketika berjalan. Walker juga sangat sulot digunakan ketika berjalan di tangga.

4. Wheeled Walker ( Walker Beroda)

Walker beroda adalah walker yang memiliki dua atau empat roda pada kaki-kakinya. Berbeda dengan walker standar, Anda tidak perlu mengangkat walker beroda saat menggunakan walker jenis ini, cukup menggelindingkan di lantai. Jika dibandingkan dengan walker standar, tingkat stabilitas walker beroda memang lebih rendah.

5. Tongkat

Alat ringan dari logam atau kayu yang biasa dipakai untuk membantu keseimbangan dan menyokong kaki. Ada tongkat standar yang lurus dengan panjang 91 cm, ada yang berkaki tiga, dan ada juga yang empat.

6. Kuadripod (Tongkat Piramid Kaki Empat)

Kuadripod terbuat dari stainlessteel atau alumunium, sebagaimana namanya ‘quadripod’, tongkat ini memiliki 4 kaki kecil diujungnya. Fisioterapis banyak menganjurkan penggunaan quadripod ini kepada para pasien paska stroke.

7. Tripod (Tongkat Piramid Kaki Tiga)

Tripod terbuat dari stainlessteel atau alumunium, tongkat ini memiliki 4 kaki kecil diujungnya. Tripod sebagaimana quadripod lebih banyak digunakan sebagai alat bantu jalan pasien paska stroke.

Dengan hadirnya macam-macam alat bantu berjalan tersebut akan memudahkan bagi pasien penyandang disabilitas maupun lansia dan penderita stroke untuk meningkatkan aksesibilitas untuk bisa beraktivitas secara mandiri, bertemu dengan sabahat, dan berkomunikasi dengan keluarga tercinta tanpa terhalang lagi. Semoga artikel ini dapat membantu anda serta menginspirasi kita semua!