Kalimantan Utara Anggarkan 20% Untuk Sektor Kesehatan

Ilustrasi anggaran kesehatan. Sumber : promedm.com

Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Utara (Kaltara), Asnawi Arbain menegaskan bahwa Kaltara akan menganggarkan 20 persen dari total APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) untuk sektor kesehatan pada tahun 2017. Ini dua kali lipat lebih besar dibandingkan ketetapan Undang-undang yang hanya 10 persen saja.

Menurutnya, bidang kesehatan tahun ini menjadi hal yang perlu difokuskan terutama di bidang tenaga medis dan program kesehatan utamanya ketersediaan obat-obatan. Di Kaltara sendiri kekurangan dokter spesialis. Sementara Kaltara punya alat canggih di Tarakan, tetapi yang mengoperasikannya tidak ada. “Dokter umum terutama di daerah perbatasan. Kalau perawat kita surplus,” jelasnya sebagaimana MedX kutip dari Prokal.co.

Masih menurut Asnawi, harus fokus pada masalah dokter spesialis, dokter umum, dan tenaga medis lainnya. Jika bicara kesehatan tidak berbicara fisik semata, melainkan harus wajib membicarakan tenaga ahli.

“Kalau untuk obat-obatan kita sudah ada gudang farmasi di sini. Saya kira yang harus kita lakukan adalah bagaimana memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat,”.