Investasi HealthTech di Asia Capai Pertumbuhan Positif Pada Semester Pertama 2019

Galen Growth Asia, sebuah perusahaan riset dan analisis yang fokus pada sektor industri kesehatan baru-baru ini mengeluarkan sebuah laporan yang menyatakan bahwa investasi di sektor kesehatan khususnya HealthTech telah mencapai pertumbuhan spositif. Dan ini diprediksi akan semakin meningkat ke depannya.

Tercatat pada pertengahan tahun 2019 saja, total investasi yang digelontorkan oleh seluruh investor untuk sektor HealthTech di kawasan Asia adalah USD 2,5 miliar. Ini termasuk investasi untuk fasilitas riset serta pendanaan bagi sejumlah startup di Asia.

Sebagai benua dengan jumlah populasi mencapai setengah penduduk dunia, memang tidak heran jika investor belakangan banyak memindahkan dana investasi untuk sektor kesehatan ke wilayah ini. Berumbuhnya rumah sakit dan sejumlah startup HealthTech menambah daftar alasan bagi investor mengambil langkah tersebut. Yang menarik, ini berbanding terbalik dengan wilayah Amerika yang tercatat justru menurun sampai 38% dibanding tahun 2018.

Tiongkok melambat, India kembali stabil dan Asia Tenggara mencapai dua kali lipat

Pada paruh pertama 2019, tiongkok mewakili 76% dari total pendanaan yaitu sejumlah USD 1,92 miliar. Kendati begitu, ini turun dari yang sebelumnya yaitu 85% dari total investasi HealtTech di Asia. Penurunan ini diprediksi akibat masalah perang dagang antara negeri tirai bambu tersebut dengan Amerika Serikat (AS).

Sebaliknya, investasi HealthTech India menemukan kembali performasnya setelah sempat turun pada 2018. Tercatat totalnya adalah USD 383 juta. Sedangnkan di negara-negara Asia Tenggara, melesat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya menjadi USD 189 juta. Walau memang harus diriser lebih mendalam, namun sejumlah pengamat menilai bahwa kenaikan investasi di kawasan ini sedikit banyak terpengaruh oleh perang dagang Tiongok – AS.

Menariknya lagi, justru investasi ini rata-rata merupakan transaksi pendanaan Seri B dan C atau sekitar 69% dari total keseleuruhan. Sedangkan pendanaan Seri A justru turun menjadi 25% saja. Dan sisanya adalah pendanaan tahap awal dan transaksi yang tidak terdeteksi.

Medical Diagnostics Masih yang Teratas

Galen Growth Asia, juga mencatat 5 sub kategori HealthTech yang paling banyak mendapatkan kucuran investasi. Diantaranya yaitu:

  1. Medical Diagnostics
  2. Online Marketplace
  3. Health Management Solutions
  4. Wellness
  5. Medical/Hospital Payments & Administration

Sedangkan sub kategori Population Health Management terhempas dari 5 besar setelah pada tahun sebelumnya sempat berada di urutan ke tiga.

Lebih dari 90% investor dan pemimpin bisnis perusahaan yang baru-baru ini disurvei oleh Galen Growth Asia juga menegaskan bahwa sektor HealthTech masih dan terus memiliki prioritas yang tinggi sebagai target investasi. Bahkan cenderung meningkat dibanding tahun sebelumnya. Kendati di masa depan masih belum bisa dipastikan apakah akan masih bergerak ke arah positif atau tidak.

Artikel disarikan dari laporan riset oleh Galen Growth Asia yang dimuat pada situs medcitynews.com