Health Tourism Expo 2017, Riau Akan Menjadi Tuan Rumah

Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) menggelar pada acara press conference Health and Tourism Expo 2017. Sumber gambar : toriau.co

Didasari oleh meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Riau lima tahun belakangan, Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Cabang Riau akan menggelar acara bertajuk Health and Tourism Expo 2017 pada 19-21 Mei 2017 mendatang.

Perhelatan yang rencananya akan bertempat di Mal Ska Pekanbaru tersebut menggandeng PT. Nabilla Bangun Persada (Nabila Production) sebagai event organizer dan bersinergi dengan Dinas Pariwisata Riau.

Dr Abdullah Qayyum, selaku Ketua PDUI Cabang Riau mengatakan Health and Tourism Expo 2017 ini adalah yang pertama kali di Asia Tenggara. Pihaknya ingin merubah pemikiran masyarakat tentang layanan kesehatan di Riau yang saat ini sudah memadai, sehingga tidak ada lagi masyarakat Riau berobat ke Malaca karena Riau bersiap untuk memperbaiki layanan termasuk dengan adanya rumah sakit yang berakreditasi internasional di Riau.

“Expo ini diikuti beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Maladewa, dan kita targetkan Filipina dan Brunai Darusalam ikut bergabung nantinya. Prospeknya sangat bagus, baik di pariwisata dimana pada 2015 terdapat sekitar 54 ribu pengunjung datang ke Riau. Ini meningkat lagi pada tahun 2016 yang tercatat sekitar 65 ribu pengunjung,” lanjut Abdullah.

Senada dengan dr. Abdullah, Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal mengharapkan akan terjadi peningkatan kunjungan wisatawan ke Riau khususnya menarik orang-orang dari luar negri untuk berobat ke Riau. Menurutnya Riau mempunyai potensi yang luar biasa untuk dikembangkan, tinggal bagaimana mempromosikannya.

“Nah ini merupakan terobosan yang cukup dan berpotensi untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat tentang layanan kesehatan di Indonesia, khususnya di Riau. Bukan hanya itu, gelaran ini juga dapat meningkatkan wisatawan mengunjungi objek wisata yang ada di Riau,” jelasnya.

Nantinya akan ada tiga rangkaian acara pada perhelatan ini yaitu 1st southeast asia medical forum, expo dan Business forum. Acara expo sendiri akan dimeriahkan oleh sekitar 130 peserta yang terdiri dari pengelola objek wisata, rumah sakit, lat kesehatan dan medis, farmasi dan laboratotium, perawatan dan kecantikan, peluang investasi hingga UMKM. Saat ini ada sekitar 50 peserta yang telah mendaftar.