Grup Lippo Bidik Bisnis Kesehatan di Singapura

Ilustrasi Grup Lippo

Grup Lippo berencana mengembangkan sayap bisnisnya ke negeri tetangga Singapura, dengan fokus pada sektor kesehatan. Dilansir dari The Business Time, mereka dikabarkan tengah melakukan tawaran untuk menyerap sebagian saham yang dilepas oleh perusahaan asal Singapura, HEALTHWAY Medical Corporation.

Penawaran yang diajukan adalah sebesar USD 0,042 per lembar saham. Jika terjadi kesepakatan, perusahaan ini bakal merogoh kocek hingga USD 103 juta atau sekitar Rp 1,34 triliun. Harga yang ditawarkan Grup Lippo tergolong premium. Lantaran 5% lebih tinggi dibanding harga saham Healthway saat pengumuman rencana divestasi tersebut disampaikan ke publik.

Walau begitu, Grup Lippo melakukan penawaran ini tidak secara langsung tapi melalui Gentle Care yang dimiliki oleh Lippo China Resources (LCR) dan Lippo Capital secara tidak langsung.

Sayangnya, para petinggi Lippo Grup masih tutup mulut terkait rencana masuk ke bisnis kesehatan di Negeri Singa tersebut. “Saya belum menerima informasi ini,” ujar VP Head of Corporate Communications LPKR Danang Kemayan Jati. Pun halnya dengan Investor Relation LPKR Mark Wong yang masih belum bersedia memberi konfirmasi terkait rencana ekspansi tersebut.

Di dalam negeri sendiri, perusahaan yang didirikan oleh Dr. Mochtar Riady ini juga terus berusaha memperlebar bisnisnya di sektor kesehatan melalui akuisisi beberapa rumah sakit yang dilakukan lewat anak usahanya, PT Siloam International Tbk (SILO).