Google Segera Wujudkan Layanan Antar Obat-Obatan Menggunakan Drone

Gambar: www.mobihealthnews.com

Wing, anak perusahaan Google Alphabet pada bulan April lalu mengumumkan sudah mengantongi ijin dari Civil Aviation Safety Authority (Otoritas Keselamatan Penerbangan Sipil Australia) untuk mengoperasikan drone untuk keperluan layanan antar barang di wilayah Canberra, Australia.

Daerah berkepadatan rendah dengan sekitar 420.000 penduduk digadang-gadang akan dijadikan daerah penghubung transformasi digital.

“Entah anda orangtua dengan anak yang sakit di rumah dan sedang kehabisan paracetamol anak, profesional sibuk yang lupa membeli roti saat belanja mingguan anda, atau anda hanya sekedar ingin memesan kopi flat white pagi hari tanpa harus mengunjungi kafe, Wing sedang bermitra dengan industri lokal Canberra untuk memberi pelanggan peluang untuk menyediakan layanan pengiriman barang dalam waktu singkat,” ujar salah seorang perwakilan Wing dalam postingan blognya.

Pengiriman barang menggunakan drone tentunya diharapkan mengubah cara konsumen mendapatkan barang pesanan termasuk obat-obatan.

WIng bukanlah perusahaan satu-satunya yang menyediakan layanan antar drone-to-home , namun startup milik Google tersebut merupakan yang pertama kali bernai memberikan layanan penganttar pesanan pasar obat-obatan untuk konsumen.

Selama ini, dalam bidang kesehatan potensi drone hanya digunakan saat terjadi bencana. Seperti mengirim darah, vaksin, peralatan kesehatan, obat-obatan dan organ transplantasi dalam keadaan klinis dan darurat.

Sejak Desember, Swoop Aero telah mengirimkan vaksin penting pada daerah terpencil di negara pulau Pasifik Vanuatu dalam proyek percobaan yang didanai UNICEF dan pemerintah Australia.

Sekitar 60 persen produk darah dikirimkan ke ibukota Rwanda Kigali juga dikirim melalui drone milik Zipline, yang sedang memperluas jangkauan pasarnya ke Tanzania dan Ghana.

Di Amerika Serikat pada Maret lalu, UPS mengirimkan sampel medis melalui Drone milik Matternet di rumah sakit dan kampus WakeMed dan di North Carolina yang diklaim sebagai skema pengiriman drone komersil pertama yang disetujui oleh Federal Aviation Administration.

Dengan sebuah langkah maju yang dicapai Wing membuat layanan antar obat-obatan menggunakan drone ini bisa terwujud.