Di Kota Madiun, Jawa Timur telah dilakukan melakukan kalibrasi ulang pada sejumlah alat kesehatan (alkes) di unit puskesmas. Kalibrasi bertujuan untuk memastikan kualitas dan akurasi dalam pelayanan pasien.
Kegiatan ini dilakukan oleh Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB).
“Kalibrasi ulang ini bertujuan untuk memeriksa dan mengatur ulang alat kesehatan agar sesuai dengan standar yang berlaku. Tujuannya agar alkes dapat berfungsi secara optimal,” kata Fungsional Elektromedis Dinkes PPKB Kota Madiun, Amalia Risa Rakhma di Madiun, dilansir dari Antara (07/11/24).
Dia menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan kalibrasi ini, pihaknya bekerja sama dengan PT Surya Medikal Servis. Proses kalibrasi ulang berlangsung dari tanggal 4 hingga 20 November 2024.
Kalibrasi Alat Kesehatan untuk Berbagai Puskesmas
Beberapa alat kesehatan yang dikalibrasi mencakup peralatan di Puskesmas Demangan, Patihan, Manguharjo, Sukosari, dan Banjarejo. Termasuk puskesmas pembantu di setiap wilayah tersebut.
Alat kesehatan di mobil ambulans di Pahlawan Street Center (PSC) juga menjadi bagian dari kalibrasi.
“Secara keseluruhan, ada sekitar 227 alat kesehatan yang dikalibrasi selama periode tanggal 4 hingga 20 November,” ujarnya.
Alat-alat yang dikalibrasi meliputi suction pump, dental unit, tensimeter, sterilisator, timbangan bayi, nebulizer, alat USG, dan lainnya.
Amalia menambahkan bahwa proses kalibrasi ulang dilakukan setiap tahun untuk memastikan keakuratan alat. Setiap kali kalibrasi selesai, sertifikat diterbitkan sebagai bukti.
“Kami juga melakukan kalibrasi ulang internal setiap enam bulan untuk memantau agar alat kesehatan tetap berfungsi dengan baik,” ujarnya.
Jika ditemukan alat yang mengalami kerusakan selama kalibrasi, alat tersebut akan diperbaiki terlebih dahulu, lalu dikalibrasi ulang sebelum bisa digunakan kembali.
Pentingnya Kalibrasi Alkes
Kalibrasi dalam dunia kesehatan adalah proses pengujian dan penyesuaian alat kesehatan. Tujuannya untuk memastikan bahwa alat tersebut memberikan hasil yang akurat sesuai standar yang telah ditetapkan.
Proses ini dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran alat kesehatan terhadap nilai yang diketahui atau standar referensi.
Pentingnya kalibrasi di dunia kesehatan berkaitan langsung dengan keamanan dan kualitas pelayanan medis. Alat kesehatan yang tidak dikalibrasi secara rutin berisiko memberikan hasil tidak akurat.
Jika kalibrasi tidak dilakukan maka dapat berdampak pada keputusan medis. Misalnya dapat menghasilkan diagnosis dan pengobatan yang mungkin tidak tepat.
Kalibrasi rutin membantu mencegah kesalahan ini. Dengan demikian, kalibrasi berperan penting dalam memastikan bahwa setiap alat yang digunakan di fasilitas kesehatan selalu siap memberikan hasil sesuai standar.