Butuh Dana, Metro Pacific Akan Jual Sebagian Saham Bisnis Rumah Sakitnya

Asian Hospital and Medical Center, salah satu rumah sakit yang berada di bawa Metro Pacific Hospital. Gambar: spcastro.co

Metro Pacific Investments Corporation, perusahaan Filipina milik Anthoni Salim dikabarkan berencana menjual sebagian saham Metro Pacific Hospital yang dimilikinya.

Chairman Metro Pacific Manuel Pangilinan mengatakan, sebagian saham rumah sakit itu rencananya akan dijual pada akhir tahun ini. Valuasi dari bisnis rumah sakit tersebut ditaksir mencapai USD 2 miliar. Sedangkan Metro Pacific sendiri saat ini memiliki 85,6% saham di sana.

Metro Pacific Hospital tercatat mengoperasikan 14 rumah sakit, beberapa di antaranya merupakan rumah sakit besar di Filipina. Keuntungan dari penjualan saham ini nantinya akan digunakan untuk memperluas jaringan serta menambah fasilitas yang sudah ada. Contohnya adalah penambahan tempat tidur dari yang saat ini hanya berjumlah 3.200 unit menjadi 5.000.

Sementara itu, Bloomberg melaporkan kalau perusahaan ini tengah bekerja sama dengan Bank of America Corp untuk mengukur minat dari calon investor. Menurut sumber Bloomberg, Metro Pacific juga dikabarkan sudah menunjuk UBS Group AG untuk kemungkinan persiapan initial public offering (IPO) unit bisnis rumahsakit.

Kendati begitu, belum ada keterangan resmi dari Metro Pacific terkait harga penjualan saham tersebut. Pun Perwakilan Bank of Amerika dan UBS masih menolak berkomentar.

Dikutip dari Kontan, Chief Financial Officer Metro Pacific David Nicol pernah mengatakan bahwa perusahaan kemungkinan bisa menggalang dana hingga 15 miliar peso atau setara USD 288 juta dari penjualan saham rumah sakit.

Ia menambahkan, Metro Pacific masih akan mengevaluasi, apakah penjualan saham itu akan dilakukan dengan private placement ataupun jalur IPO.

Sebelumnya Manuel pernah mengatakan kepada media Filipina Phillstar Global, bahwa penjualan saham memang bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dan memangkas utang di tingkat perusahaan induk.

Untuk diketahui, saat ini Metro Pacific juga menjadi penyedia listrik, air, jalan tol dan kereta api di Filipina, Indonesia, dan Hong Kong.