BrainScope Akan Kembangkan Alat Pendeteksi Cedera Otak Untuk Pasien Anak

Produk Brainscope untuk pasien dewasa yang sebelumnya sukses dikembangkan dan dipasarkan. (gambar:businessinsider.com)

BrainScope Company, Inc, perusahaan neuroteknologi medis mengumumkan akan mengembangkan perangkat untuk mendeteksi dan melihat cedera otak khusus untuk pasien anak.

Alat ini dirancang untuk menilai keseluruhan spektrum cedera otak, termasuk apakah anak memiliki kerusakan otak struktural ataufungsional. Perangkat tersebut akan membantu mengukur dan menafsirkan aktivitas listrik otak dan fungsi neurokognitif, serta menawarkan panel data objektif untuk membantu dokter membuat diagnosis klinis mereka.

Dalam waktu dekat, BrainScope akan mulai merekrut beberapa tenaga ahli terkemuka di wilayah Amerika Serikat untuk melakukan studi klinis pada populasi pasien anak-anak guna pengembangan produk ini.

Sebelumnya, perusahaan medis Amerika Serikat ini sukses mengembangkan dan menjual produk BrainScope One yang memiliki fungsi sama namun diperuntukkan untuk pasien dewasa.

“Kami sangat antusias untuk memulai pengembangan kemampuan pediatrik yang sangat mirip seperti BrainScope One,” kata Michael Singer, CEO BrainScope.

Saat ini ada jutaan anak yang berpartisipasi dalam aktivitas olahraga seperti sepakbola, kasti, dan lain-lain dimana memiliki risiko mengalami cedera kepala. Namun, saat ini rata-rata hanya didiagnosis dengan menggunakan metode berbasis gejala dan subyektif semata.

“Ada kebutuhan mendesak untuk perangkat medis yang cepat dan obyektif guna membantu dokter menentukan adanya cedera otak, termasuk gegar otak, yang mungkin dialami pasien anak setelah mengalami cedera kepala, terutama pada saat aktivitas olahraga,” lanjut Michael Singer.

BrainScope sendiri telah menjadi penerima beberapa penghargaan bergengsi selama beberapa bulan terakhir, termasuk Frost & Sullivan 2017 Best Practices Award untuk Inovasi Produk Baru di Traumatic Brain Cedera Assessment Solutions Market.