Tangkal Covid-19, Ini Penampakan Bilik Disinfeksi Buatan Vietnam

Dalam menghadapi wabah virus Covid-19, sejumlah negara pun mulai berinovasi untuk menekan penyebaran virus yang sampai saat ini belum ada obatnya itu. Salah satunya adalah Vietnam.

Negara tersebut telah menciptakan seperangkat bilik steril portabel untuk membersihkan seluruh tubuh masyarakat yang bekerja di daerah yang terinfeksi virus corona.

Bilik portabel tersebut dibuat oleh Institut Nasional Kesehatan Kerja dan Lingkungan bekerja sama dengan Universitas Sains dan Teknologi Hanoi. Bilik portabel ini dapat mendisinfeksi orang yang berkontak langsung dengan pasien Covid-19.

Sistem ini terdiri dari dua bilik yakni ruangan yang basah dan satunya kering. Satu semprotan air elektrolisis dalam bentuk tetesan dan lainnya mengarahkan panas dan ozon ke tubuh orang tersebut.

Komponen utama dari ruangan yang basah adalah penyemprot kabut kabut 360 derajat dan sensor inframerah yang secara otomatis mengaktifkan penyemprotan ketika seseorang masuk.

Ruang kering menggunakan panas dan ozon pada tingkat yang diizinkan untuk memastikan keamanan bagi orang yang didesinfeksi. Dibutuhkan 30 detik untuk menyelesaikan satu putaran desinfeksi di setiap ruang, yang berukuran selebar satu meter dan dua meter dan dapat dipindah-pindahkan.

Diproduksi dengan mengelektrolisis air ledeng biasa yang mengandung natrium klorida terlarut, bahkan dapat membersihkan sistem pernapasan.

Doan Hong Hai, Kepala Institut Nasional Kesehatan Kerja dan Lingkungan, mengatakan, sistem tersebut dapat menyingkirkan 99,99 persen dari virus corona baru yang berukuran 1/900 ukuran rambut manusia dan menempel pada permukaan pakaian, tas sepatu dan lain-lain.

Dia menambahkan, institut memutuskan untuk membuatnya karena orang yang secara langsung bekerja di daerah yang terinfeksi tidak memiliki cara untuk mendisinfeksi diri mereka sepenuhnya. Seluruh sistem dirancang dan diproduksi secara lokal. Diperkirakan sistem ini dapat mendisinfeksi hingga 1.000 orang per hari.

Untuk diketahui, Vietnam telah mencatat 57 kasus Covid-19 sejauh ini, dan 16 di antaranya telah dipulangkan minggu lalu. Wabah Covid-19 sejauh ini telah menyebar ke 157 negara dan wilayah, dengan jumlah korban jiwa meningkat menjadi lebih dari 6.500.