Menkes Sarankan RS Pendidikan UNS Ubah Nama

RUmah Sakit Pendidikan UNS. FotoL Merdeka

Dalam kunjungannya ke RS Pendidikan Universitas Sebelas Maret (RS UNS), Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyampaikan agar nama rumah sakit tersebut diubah menjadi RS Inovasi UNS.

“Nama RS UNS jangan ditambahkan Pendidikan, tapi Inovasi. Jadi Rumah Sakit Inovasi UNS,” sebut Terawan seperti dikutip dari situs Medcom.

Selain itu, Terawan juga menyarankan untuk membuat layanan yang berbeda dan punya nilai lebih dibanding RS lain di Indonesia. Seperti Pelayanan Kesehatan Tradisional yang terintegrasi.

Terkait pemanfaatan lahan yang masih luas, Terawan menyarankan agar manajemen RS UNS juga bisa membangun rumah singgah. Tercatat masih ada lahan seluas 24.000 meter persegi milik UNS di belakang rumah sakit.

Nantinya, rumah singgah tersebut bisa dimanfaatkan keluarga pasien rawat inap dan menjadi tempat tinggal untuk pegawai RS UNS. Ia juga menyarankan, RS UNS harus segera naik kelas, hal ini mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2020.

Rektor UNS, Jamal Wiwoho merespons positif usulan Menkes tersebut. Menurutnya, RS UNS ini memang mengedepankan inovasi dan menjadi salah satu tujuan RS UNS.

Ini terang Jamal, terbukti dari formasi Direksi RS UNS yang memilki Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian, sehingga diharapkan mampu menjadi mesin penghasil inovasi-inovasi. Khususnya dalam pelayanan dan pendidikan kesehatan.

“Yang perlu menjadi perhatian khusus adalah penambahan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana prasarana yang mendukung pelayanan rawat inap. Termasuk gedung yang akan menjadi sentra pelayanan rawat inap, rumah singgah keluarga pasien, maupun tempat tinggal pegawai,” pungkas Jamal.