Indonesia Mulai Kembangkan Potensi Wisata Medis

Foto Ikustrasi, Sumber gambar : okezone.com

3 negara tetangga kita, Malaysia, Singapura dan Thailand tengah suskes menjadi destinasi wisata medis dunia. Yang disebutkan terakhir, bahkan berhasil merebut 40 persen pasien wisata kesehatan di Asia.

Tak mau kalah, kabarnya Kementerian Pariwisata berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan tengah mendorong Indonesia untuk mengikuti jejak sukses negara-negara tetangga sebagai salah satu destinasi wisata medis.

Esthy Reko Astuti, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara mengatakan bahwa jumlah wisatawan asing yang melakukan wisata medis ke Indonesia belum besar. Dari data tahun 2015, jumlah kunjungan medis ke Indonesia hanya sekitar 17.000 orang atau tidak sampai 1% dari jumlah wisatawan kita yang mencapai 10,4 juta. Padahal di tahun 2015, wisata medis di Asia Pasifik tercatat mencapai 120 juta perjalanan dengan pengeluaran mencapai USD 69 miliar.

Selain dari wisatawan asing, potesi wisata medis dari wisatawan lokal juga sangat besar. “Secara nasional ada 250 juta lebih penduduk dari kelas menengah, cukup potensial kan. Pasar yang besar ini jangan sampai diambil Singapura,” ungkap Esthy.

Esthy menambahkan, untuk menarik potensi pasar tersebut, perlu ada kerjasama berbagai pihak antara Kementerian Pariwisata, Kementerian Kesehatan, pelaku bisnis pariwisata dan pelaku bisnis kesehatan.

Sementara itu dikabarkan Kementerian Kesehatan sudah melakukan melakukan nota kesepahaman dengan bernagai pihak. Isi dari nota tersebut terkait dengan penyusunan program bersama wisata kesehatan, pengembangan mutu, pokja, pengembangan promosi, pembedayaan sumber daya di bidang kesehatan.